Ananda Emira Moeis Optimis Kesejahteraan Petani Bisa Terangkat Jika Irigasi Betapus Diperbaiki
Penulis: Redaksi Presisi
Sabtu, 18 April 2026 | 36 views
Wakil Ketua DPRD Kaltim saat berdialog langsung dengan petani di kawasan Betapus, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. (Sumber: Istimewa)
Samarinda, Presisi.co – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menyoroti persoalan irigasi yang dihadapi petani di kawasan Betapus, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara.
Sorotan tersebut muncul saat Ananda berdialog langsung dengan para petani pada Jumat (17/4/2026). Dalam pertemuan itu, warga mengeluhkan rusaknya jalur irigasi dari Bendungan Benanga yang selama ini menjadi sumber pengairan sawah.
“Petani, khususnya Pak Satiran, mengeluhkan terkait air atau irigasi. Waduk Benanga Lempake yang sudah lama itu, aliran jalur irigasinya banyak yang rusak,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian warga.
“Perlu ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalur irigasi bendungan ini agar bisa kembali mengairi sawah warga di Betapus,” tegasnya.
Ananda mengungkapkan, kawasan Betapus memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas, mencapai sekitar 250 hektare, baik lahan basah maupun kering.
“Potensi ini harus didukung dengan infrastruktur yang memadai agar mampu meningkatkan hasil produksi,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perbedaan hasil panen petani di kawasan tersebut yang masih tertinggal dibandingkan daerah lain. Saat ini, petani di Betapus rata-rata menghasilkan 4 hingga 5 ton per panen, sementara di wilayah Jawa dapat mencapai 6 hingga 8 ton.
“Ini menunjukkan ada gap yang harus kita kejar. Artinya, perlu ada program bantuan, baik dari sisi infrastruktur maupun pendampingan, agar hasil panen petani bisa meningkat,” katanya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jaringan irigasi sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian di kawasan tersebut.
“Kalau ini ditangani serius, bukan hanya produksi meningkat, tapi juga kesejahteraan petani bisa ikut terangkat,” pungkasnya. (*)