Penulis: Akmal Fadhil
SAMARINDA, Presisi.co - PDI Perjuangan Kalimantan Timur menggelar kegiatan berbagi takjil dan paket buka puasa selama satu bulan penuh Ramadan.
Setiap hari, jajaran pengurus DPD turun langsung ke depan kantor DPD untuk membagikan paket berbuka kepada masyarakat yang melintas.
Wakil Sekretaris Bidang Program DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Timur, Priskila Evalianitha Randabunga, mengatakan pihak DPD menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejatinya tidak dimaksudkan untuk dipublikasikan.
Namun, karena adanya pertanyaan dari berbagai pihak, mereka memberikan penjelasan kepada publik.
“Sebenernya kami tidak ingin mempublikasikan kegiatan ini karena bagi kami, tangan kanan memberi kadang tangan kiri tidak perlu tahu. Tapi karena ditanyakan maka kami menjawab,” tegasnya saat dikonfirmasi Sabtu 28 Februari 2026.
Kegiatan ini ditegaskan bukan sekadar aksi berbagi makanan, melainkan bentuk kehadiran dan kebersamaan dengan rakyat di bulan suci.
Para pengurus memilih turun langsung ke jalan untuk menyapa masyarakat yang belum sempat menyiapkan menu berbuka puasa.
“Ini adalah kerinduan kami untuk bersama-sama rakyat di bulan suci Ramadan. Ini hanya bentuk kehadiran kecil kami di setiap momen. Semoga rakyat merasakan cinta kasih kami,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak menggunakan anggaran partai. Seluruh takjil dan paket berbuka berasal dari kontribusi pribadi para pengurus DPD yang mayoritas merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan di tingkat DPR RI dan DPRD Provinsi.
“Tidak ada nama pribadi yang ditonjolkan. Yang ada hanya satu nama: PDI Perjuangan Kalimantan Timur. Semangatnya tetap satu — kebersamaan dan gotong royong dalam bingkai partai,” ujarnya.
Menu serta jumlah takjil yang dibagikan pun bervariasi, menyesuaikan kemampuan masing masing pengurus.
Prinsip utama kegiatan ini, menurutnya, adalah memberi dengan hati yang tulus dan ikhlas tanpa pamrih.
Selain berbagi kepada masyarakat, DPD juga memastikan seluruh paket takjil dibeli dari pelaku UMKM di sekitar kantor sebagai bentuk komitmen menggerakkan ekonomi lokal.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan, tidak hanya bagi penerima takjil tetapi juga bagi pelaku usaha kecil.
Setiap hari, para pengurus DPD turun langsung ke lapangan. Mereka menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program atau simbol, melainkan wujud pelayanan nyata.
“Politik bukan hanya tentang kekuasaan. Politik adalah tentang keberpihakan dan kehadiran. Dan pusat kegiatan politik kami adalah rakyat,” tegasnya. (*)
Editor: Redaksi




