Samarinda, Presisi.co – Belakangan ini, kondisi air bersih yang didistribusikan Perumdam Tirta Kencana Samarinda menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Sejumlah warga di beberapa wilayah Kota Tepian mengeluhkan kualitas "Air PDAM" yang dinilai keruh, bahkan di beberapa titik dilaporkan tidak mengalir.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Nor Wahid Hasyim, melalui Asisten Manajer Humas Khaidir Fadly, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Sehubungan dengan adanya beberapa keluhan pelanggan, khususnya di wilayah titik-titik tertentu yang kualitas airnya memiliki tingkat kekeruhan tinggi serta adanya beberapa titik wilayah pelayanan kami yang airnya tidak mengalir, dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya,” ucapnya, Senin 2 Februari 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan tim teknis di lapangan, penyebab utama kondisi air keruh tersebut adalah terjadinya perubahan dan penurunan kualitas air baku Sungai Mahakam dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dikenal sebagai air “bangai”.
“Penurunan kualitas air baku ini sangat berdampak pada proses pengolahan air bersih kami,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan, Perumda Tirta Kencana telah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kualitas air olahan. Di antaranya dengan menambah bahan kimia adiktif serta melakukan penyesuaian operasional, termasuk mengurangi kapasitas produksi sementara waktu.
“Penyesuaian ini bersifat sementara. Kami terus melakukan pemantauan dan penyesuaian operasional secara intens dan berkelanjutan hingga kualitas air kembali normal,” tambahnya.
Pihak Perumdam Tirta Kencana Samarinda kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sekali lagi kami mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” imbuhnya. (*)