Profil 3 Polisi Lampung yang Tewas Ditembak Saat Gerebek Arena Judi Sabung Ayam
Penulis: Rafika
Selasa, 18 Maret 2025 | 279 views
Tiga personil Polres Way Kanan yang tewas ditembak saat menggerebek lokasi judi sabung ayam. [Dok. Istimewa]
Presisi.co - Tiga anggota kepolisian dari Polres Way Kanan, Lampung, tewas dalam insiden penembakan oleh orang tak dikenal saat melaksanakan operasi penggerebekan di lokasi sabung ayam ilegal di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, pada Senin (17/3/2025).
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan sebanyak 17 personel Polres Way Kanan terlibat dalam operasi penggerebekan sebelum akhirnya ditembaki oleh orang tak dikenal.
"Saat di TKP langsung ditembaki oleh orang tak dikenal sehingga 3 personel gugur dalam tugas," katanya saat dikonfirmasi awak media, Senin (17/3/2025), sebagaimana diberitakan Suara.com.
Ketiga anggota kepolisian yang menjadi korban dalam insiden tragis ini adalah Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib. Mereka mengalami luka tembak fatal di bagian kepala yang menyebabkan kematian di tempat kejadian.
Jenazah mereka saat ini telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi.
"Jenazah sedang dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi dan kini Kapolda menuju TKP dan kini kita fokus mengamankan anggota yang lain," tandasnya.
Berikut profil singkat para korban.
1. Bripka Petrus Apriyanti
Bripka Petrus Apriyanti lahir pada 16 Maret 1985 dan menempuh pendidikan di Diktuk Bintara pada tahun 2005. Ia mendapatkan pangkat Bripka sejak 2019 dan terakhir menjabat sebagai Banit Binmas Polsek Negara Batin, Polres Way Kanan.
2. Bripda M Ghalib Surya Ganta, SH
Bripda M. Ghalib Surya Ganta, SH, lahir pada 23 Februari 2002. Ia merupakan lulusan Diktuk Bintara 2021 dan menjabat sebagai Ba Satreskrim Polres Way Kanan.
3. Iptu Lusiyanto, SH
Iptu Lusiyanto, SH, lahir pada 5 Juni 1972. Ia mengikuti Diktuk Bintara pada tahun 1994 dan melanjutkan ke Diktuk Perwira Pag tahun 2018.
Dengan pangkat terakhir sebagai Iptu, ia menjabat sebagai Ps Kapolsek Negara Batin, Polres Way Kanan, hingga akhirnya gugur dalam tugas.
Kronologi Kejadian
Insiden ini bermula dari laporan masyarakat kepada Polsek Negara Batin mengenai aktivitas perjudian sabung ayam di daerah tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek berkoordinasi dengan Polres Way Kanan dan membentuk tim gabungan berjumlah 17 personel untuk melakukan penggerebekan.
Setelah memastikan keberadaan praktik perjudian di lokasi, tim langsung bergerak melakukan penggerebekan pada Senin sekitar pukul 16.50 WIB.
Namun, saat operasi berlangsung, polisi mendapat perlawanan dari pihak yang berada di arena tersebut, hingga akhirnya terjadi baku tembak.
Saat penggerebekan, diduga anggota gabungan mendapat perlawanan dan terjadi baku tembak antara polisi dan oknum yang berada di lokasi.
Dalam kontak senjata itu, tiga anggota kepolisian tewas, termasuk Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib. (*)