search

Daerah

Amdal Terowongan SamarindaAndi HarunPemkot SamarindaRevisi Amdal Terowongan

Luruskan Persoalan Amdal Proyek Terowongan Samarinda, Begini Kata Wali Kota Andi Harun

Penulis: Redaksi Presisi
Kamis, 20 Juni 2024 | 644 views
Luruskan Persoalan Amdal Proyek Terowongan Samarinda, Begini Kata Wali Kota Andi Harun
Wali Kota Samarinda, Andi Harun pada, Rabu (19/6/2024). (Presisi.co/Gio)

Samarinda, Presisi.co - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut revisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah hal lumrah dan tidak perlu dibesar-besarkan.

"Revisi AMDAL itu hal yang biasa. Ada perkembangan di lapangan yang mengharuskan kita menyesuaikan rencana awal. Misalnya, perubahan sudut 5 derajat memerlukan revisi AMDAL," ujar Andi Harun.

"Banyak waktu terbuang di sektor kakap yang menyebabkan proyek ini tertunda dari target awal. Selain itu, polemik dengan pemerintah provinsi dan diskusi terkait ganti rugi juga memakan waktu," sambungnya menegaskan.

Ia menekankan bahwa kendala di lapangan sering kali tidak dapat diprediksi dan memerlukan waktu untuk diatasi. Kendati demikian, pemkot ditegaskan dia dipastikan selesai menuntaskan proyek senila Rp 395 miliar itu.

"Pada tahap perencanaan, semuanya terlihat ideal. Namun, di lapangan muncul kendala yang harus diselesaikan secara bertahap," tegasnya lagi.

"Kami tetap berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Andi Harun mengajak semua pihak untuk bersabar dan tetap konsisten dalam bekerja. Orang nomor satu di Samarinda itu juga menyampaikan permohonan maaf atas beberapa faktor tak terduga yang menyebabkan molornya pengerjaan akses alternatif yang diyakini dapat memecah kepadatan arus lalu lintas yang selama ini terjadi di Jalan Otto Iskandar Dinata dan Gunung Manggah, termasuk exit tol arah Balikpapan-Samarinda atau Samarinda ke Balikpapan.

"Kami menghadapi setiap kendala dengan lapang dada dan kesabaran. Insya Allah, Tuhan akan menolong kita selama niat kita baik dan konsisten terhadap kebermanfaatan infrastruktur bagi masyarakat," tutupnya.(*)

Editor: Redaksi