search

Berita

Helena LimHelena Lim tersangkacrazy rich PIKHelena Lim korupsi timahkekayaan Helena Lim

Jadi Tersangka Korupsi Rp217 Triliun, Helena Lim Crazy Rich PIK Beberkan Cara Dapat Rp15-30 Juta dalam Sehari

Penulis: Rafika
Jumat, 29 Maret 2024 | 1.019 views
Jadi Tersangka Korupsi Rp217 Triliun, Helena Lim Crazy Rich PIK Beberkan Cara Dapat Rp15-30 Juta dalam Sehari
Helena Lim Crazy Rich PIK sebelum dan sesudah ditetapkan sebagai tersangka. (net)

Presisi.co - Sosok Helena Lim atau yang juga dikenal sebagai crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) tengah menjadi sorotan publik, usai ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan korupsi komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk yang merugikan negara sebesar Rp271 triliun.

Imbas viralnya pemberitaan tersebut, masa lalu Helena Lim lantas diulik-ulik netizen, termasuk soal pekerjaannya sebelum dijuluki crazy rich PIK.

Ketika menjadi bintang tamu dalam podcast Ashanty, Helena Lim mengaku hidupnya dulu cukup sulit. Ia mengawali karier sebagai seorang pegawai bank di Medan dengan gaji yang terbilang pas-pasan.

"Jadi tahun 1996, aku masih kerja di bank, di Medan. Gajinya Rp 450 ribu," kata Helena Lim, dilanir dari laman Suara.com.

Kemudian, krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997 silam menjadi momen yang mengantarkannya menjadi pengusaha dengan kekayaan tajir melintir.

"Bermula aku sukses, sebenernya dari sana. Jadi dengan gaji Rp 450 ribu sebulan, terus krisis moneter 1997, itu ada customer aku, aku kan marketing di bank, nah customer aku ini masuk deposito 100 ribu US pada zaman itu. Itu bisa beli rumah," bebernya.

"Jadi dia masuk ke aku tiga bulan. Pas itu aku teleponin mau dicairin apa lanjut, dia bilang jual aja. Dari situ suksesnya," imbuhnya lagi.

Dari situlah pelantun lagu Pasrah itu mengetahui dunia broker dan menekuninya.

"Waktu itu kalau jual ke bank, 1 dolar Rp 2900, kalau ke tempat lain ada Rp 2950. Sebenernya itu nggak boleh begini (harusnya tetap jual ke bank dolarnya)," tutur Helena Lim.

"Terus aku bilang ke customer aku. Dia mau. Dan aku dapat komisi sepuluh poin. Jadi nerima Rp 1 juta. Nah jalan deh harta gue," imbuhnya lagi.

Semenjak itu, Helena Lim menjadikan Broker sebagai pekerjaan sampingannya. Meski hanya menjadi pekerjaan sampingan, penghasilan yang didapatkannya rupanya tak main-main.

"Keesoknya, otak gue mulai jalan. Kalau ada dollar, jual ke gue yah. Itu jadi broker dan gue dapat komisi," beber Helena Lim.

"Dari jual beli dolar, jual beli tanah, rumah cari aku yah. Dari situ, aku yang gajinya Rp 450 ribu sebulan, dalam sehari bisa sehari dapat Rp 15 juta sampai Rp 30 juta," tandasnya. (*)

Editor: Rafika