search

Daerah

andi harun Penanganan Banjir di Samarinda Ali Mochtar NgabalinKantor Sekretariat Presiden

Andi Harun Perjuangkan Dana Penanganan Banjir Samarinda di Kantor Sekretariat Presiden

Penulis: Jeri Rahmadani
Sabtu, 03 Juli 2021 | 724 views
Andi Harun Perjuangkan Dana Penanganan Banjir Samarinda di Kantor Sekretariat Presiden
Wali Kota Samarinda Andi Harun di Kantor Staf Presiden Indonesia. (ist)

Samarinda, Presisi.co – Wali Kota Samarinda Andi Harun berupaya menangani banjir dengan mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Khusunya melalui dukungan dari Presiden Joko Widodo.

Andi Harun melalui Facebook pribadinya, Sabtu 3 Juli 2021, menjelaskan kondisi APBD Samarinda yang terdampak pandemi. Ini membuat proses pembangunan menjadi tidak optimal. Termasuk, program besar penanganan banjir yang belum bisa direalisasikan. "Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia membawa dampak sangat serius bagi perekonomian nasional dan daerah," tulis Andi Harun.

Andi Harun menyebut, APBD Samarinda mengalami kontraksi bahkan turbulensi serius. Ini ditandai dengan realisasi penerimaan daerah yang terus menurun. Sedang rencana belanja daerah makin meningkat. Ketidakseimbangan ini, tentu membawa dampak yang tak kalah seriusnya. Bahkan sangat serius. "Program prioritas Samarinda Tangguh Banjir, Tata Kota Aman dan Nyaman, dan Pemulihan Ekonomi membutuhkan pembiayaan yang sangat besar. Sedang APBD Samarinda terdampak Covid-19 sangat serius," papar Andi Harun.

Meski demikian, keadaan ini tak lantas membuat mantan wakil ketua DPRD Kaltim itu kehilangan inovasi dan kreativitas untuk tetap fokus pada program prioritas tersebut. "Penting terus berharap sinergi “trisula” pembiayaan. APBD Samarinda, APBD Kaltim, dan bantuan pembiayaan dari Pemerintah Pusat," lanjutnya.

Sebab itu, Kamis 1 Juli 2021 lalu, Andi Harun menyampaikan permohonan bantuan pembiayaan kepada Presiden Joko Widodo. Untuk kepentingan tersebut, Andi Harun melakukan pendalaman dengan fasilitasi Kantor Sekretariat Kepresidenan (KSP). Ia diterima dan melakukan diskusi dengan Deputi IV, Juri Ardiantoro dan Tenaga Ahli Utama KSP. "Semoga berhasil dan bermanfaat. Wallahu a’lam bish-shawab," pungkasnya. (*)

Editor: Rizki