search

Siaran Pers

Operasi Jantung TerbukaRSJPD Harapan KitaMasalah Katup AortaTAVIDokter Spesialis Jantung

Tidak Selalu Harus Operasi Jantung Terbuka, Kenali TAVI untuk Mengatasi Masalah Katup Aorta

Penulis: Siaran Pers
55 menit yang lalu | 0 views
Tidak Selalu Harus Operasi Jantung Terbuka, Kenali TAVI untuk Mengatasi Masalah Katup Aorta
Ilustrasi. (Sumber: Internet)

Jakarta, Presisi.co -  “Katup jantung bermasalah, apakah pasti harus menjalani operasi jantung terbuka?” Pertanyaan ini kerap muncul ketika seseorang didiagnosis mengalami penyempitan katup aorta atau stenosis aorta. Namun, perkembangan teknologi kardiologi intervensi kini menghadirkan pilihan tindakan Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI), yaitu prosedur minimal invasif untuk mengganti katup aorta yang bermasalah melalui kateter, tanpa perlu menjalani operasi jantung terbuka pada pasien yang sesuai.

RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita menghadirkan layanan TAVI sebagai salah satu pilihan intervensi untuk pasien dengan penyakit katup aorta tertentu. Menurut dr. Doni Firman, Sp.JP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, pemilihan TAVI tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena setiap pasien memiliki kondisi dan karakteristik yang berbeda.

Katup aorta memiliki peran penting dalam mengatur aliran darah dari jantung menuju seluruh tubuh. Ketika katup mengalami penyempitan, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti mudah lelah, sesak napas terutama saat beraktivitas, nyeri dada, pusing, hingga penurunan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Sayangnya, gejala tersebut terkadang dianggap sebagai hal biasa, seperti akibat faktor usia atau tubuh yang sedang kurang fit. Padahal, keluhan yang muncul berulang atau semakin berat perlu mendapatkan perhatian dan pemeriksaan medis.

“Tidak semua pasien dengan masalah katup aorta otomatis harus menjalani TAVI. Ada berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan, mulai dari kondisi pasien, tingkat keparahan penyakit, hingga karakteristik katup dan pembuluh darah,” jelas dr. Doni Firman, Sp.JP(K).

Salah satu pemeriksaan penting dalam mengevaluasi kondisi katup jantung adalah ekokardiografi. Melalui pemeriksaan tersebut, dokter dapat menilai struktur dan fungsi jantung serta kondisi katup. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi bagian dari pertimbangan dokter dalam menentukan pilihan penanganan yang paling sesuai bagi pasien.

Pada TAVI, katup jantung baru dipasang melalui kateter yang diarahkan menuju katup aorta yang mengalami masalah. Pendekatan ini merupakan bagian dari perkembangan teknologi kardiologi intervensi yang memberikan alternatif penanganan bagi pasien tertentu.

Meski demikian, TAVI bukan berarti semua pasien dengan stenosis aorta harus menjalani prosedur tersebut. Keputusan terapi tetap membutuhkan evaluasi menyeluruh oleh dokter dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Karena itu, jangan abaikan gejala yang mungkin berkaitan dengan masalah katup jantung. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami sesak napas, mudah lelah, nyeri dada, pusing, atau kemampuan beraktivitas yang semakin menurun, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat.

Jadi, apakah katup aorta yang menyempit pasti harus dioperasi? Belum tentu. Pada pasien tertentu, TAVI dapat menjadi salah satu pilihan terapi yang dapat dipertimbangkan setelah melalui evaluasi medis.

Untuk informasi dan pendaftaran layanan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, masyarakat dapat menghubungi:

📞 Contact Center: 1500034
📱 WhatsApp: 0811 911 504