Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung? Ini Penjelasan Dokter
Penulis: Siaran Pers
Selasa, 22 September 2026 | 65 views
Foto Ilustrasi: Sumber (Freehttps://www.magnific.com)
JAKARTA, Presisi.co - Jangan anggap sepele marah hebat, stres berat, atau kecemasan berlebihan. Ledakan emosi ternyata tidak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga dapat berdampak langsung pada kondisi jantung dan berpotensi memicu serangan jantung.
Ketika seseorang mengalami stres emosional, tubuh akan merespons dengan melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Kondisi ini dapat membuat detak jantung menjadi lebih cepat, tekanan darah meningkat, dan pembuluh darah menyempit. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Pada orang yang memiliki penyakit jantung koroner, perubahan tersebut dapat memberikan beban tambahan pada jantung. Lonjakan tekanan darah dan denyut jantung secara tiba-tiba berpotensi memicu pecahnya plak pada pembuluh darah koroner. Plak yang pecah kemudian dapat membentuk sumbatan sehingga aliran darah menuju otot jantung terhenti dan menyebabkan serangan jantung. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Mengapa Stres Emosional Bisa Berpengaruh pada Jantung?
Menurut dr. Hana Soraya, BMedSci (Hons), Sp.JP(K), FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, stres emosional dapat menjadi salah satu pemicu munculnya serangan jantung.
“Salah satu gejala dari serangan jantung adalah nyeri dada yang khas, seperti diremas, ditekan, ataupun diikat, yang muncul secara tiba-tiba. Salah satu pemicunya bisa stres emosional,” ungkap dr. Hana dalam podcast bersama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Artinya, emosi yang meledak-ledak bukan sekadar persoalan psikologis. Dalam kondisi tertentu, respons tubuh terhadap stres dapat memberikan dampak pada sistem kardiovaskular.
Terlebih jika stres emosional berlangsung dalam waktu lama. Kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan pembuluh darah melalui proses peradangan dan peningkatan tekanan darah kronis. Risiko dapat semakin meningkat apabila seseorang juga memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau kebiasaan merokok. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Bukan Hanya Marah, Kesedihan dan Kecemasan Juga Perlu Diwaspadai
Stres emosional dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari marah hebat, kesedihan mendalam, kecemasan berlebihan, hingga tekanan psikologis akibat pekerjaan maupun masalah pribadi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Karena itu, menjaga kesehatan jantung tidak hanya berkaitan dengan makanan dan aktivitas fisik. Kemampuan mengelola emosi dan stres juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jantung.
Pola makan sehat, olahraga teratur, manajemen emosi, istirahat yang cukup, serta dukungan sosial dapat berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Kenali Gejala Serangan Jantung
Hal yang paling penting adalah jangan mengabaikan gejala. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
· Nyeri dada seperti ditekan, diremas, atau tertindih beban berat.
· Nyeri yang menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung.
· Sesak napas.
· Keringat dingin.
· Mual atau lemas secara mendadak. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Nyeri dada juga jangan langsung dianggap sebagai “masuk angin” atau sekadar kelelahan. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan kondisi jantung, terutama ketika keluhan muncul secara tiba-tiba atau disertai gejala lainnya. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Kelola Stres, Jaga Jantung
Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana: mengenali pemicu stres, mengelola emosi, menjaga pola hidup sehat, berolahraga secara teratur, tidur cukup, dan memiliki dukungan sosial yang baik.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan jantung secara berkala dapat membantu mendeteksi gangguan kardiovaskular sejak dini. Pemeriksaan dapat mencakup rekam jantung atau EKG, treadmill test, hingga evaluasi risiko kardiovaskular, sesuai kebutuhan dan kondisi seseorang. Emosi Meledak bisa menyebabkan …
Jangan Tunggu Sampai Terlambat
Marah boleh, sedih boleh, stres bisa terjadi pada siapa saja. Namun, jangan sampai kesehatan jantung ikut menjadi korban.
Jika muncul nyeri dada yang hebat, terutama seperti ditekan atau diremas dan terjadi secara tiba-tiba, jangan mengabaikannya. Deteksi dan penanganan dini dapat menyelamatkan nyawa.