Ads Header (960x120)

Kontroversi Kematian Mursi, PBB Harus Turun Tangan.

Reporter : presisi1
Minggu, 01 Sep 2019 07:34 WITA
Kontroversi Kematian Mursi, PBB Harus Turun Tangan.

Presisi.co – Mantan Presiden Mesir yang terpilih secara demokratis untuk pertama kalinya pada 2012, Muhammad Mursi dikabarkan meninggal secara mendadak ditengah proses persidangannya, Senin (17/6).

Kabar meninggalnya tokoh sentral gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir itu, turut disoroti oleh Kelompok Hak Asasi Manusia International atau Human Rights Watch(HRW), yang menyerukan agar Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan penyelidikan Independen terhadap kematian Mursi.

Direktur Timur Tengah dan Afrika Utara pada HRW, Sarah Leah Witson, meninggalnya Mursi erat kaitannya dengan penganiayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Mesir kepada Mursi.

Paling tidak, pemerintah Mesir melakukan pelanggaran berat terhadap Mursi dengan menyangkal hak tahanan yang memenuhi standar minimum,” ungkap Sarah seperti dilansir dari Anadolu Agency, Selasa (18/6)

Selama enam tahun, pemerintah Mesir dilanjutkan Sarah, gagal memberikan hak dasar sebagai tahanan kepada Mursi, termasuk perawatan medis dan kunjungan keluarga yang memadai. Padahal, pihak Mursi telah berulang kali meminta izin berulang kali kepada pengadilan agar bisa menjalani perawatan medis.

Kegagalan tersebut, diakui sarah sebagai bentuk penyiksaan yang melanggar hukum internasional dan bertolak belakang terhadap Konvensi PBB soal Menentang Penyiksaan.

“Apa pun pandangan seseorang tentang politik Mursi, tetap saja perlakuannya mengerikan dan mereka yang bertanggung jawab harus diselidiki dan dituntutu dengan tepat,” tegas Sarah.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Beri Komentar