Ads Header (960x120)

7 Trik Untuk Mendapatkan Sponsor Tim eSports

Reporter :
Rabu, 12 Jun 2019 08:25 WITA
7 Trik Untuk Mendapatkan Sponsor Tim eSports

Presisi.co - Perkembangan eSports beberapa tahun terakhir ini, sukses menjadi niche game yang makin diminati. Tidak terbatas pada satu tipe game baik itu FPS, Strategy atau Arcade, banyak serial game baru yang muncul dengan nuansa baru bagi para gamers.

Laju perkembangan eSports, di ikuti pula dengan kemunculan tim-tim eSports yang beragam. Dilemanya, tidak semua tim tersebut, hadir dengan sponsor yang menunjang operasional bagi keberlangsungan tim.

Untuk itu, Presisi sajikan tips jitu untuk mendapatkan sponsor bagi tim eSports kalian :

1. Kepengurusan Struktural Tim eSports adalah Wajib.

Kepengurusan dalam Tim eSports, merupakan standar utama yang harus dimiliki, sebagai gambaran bahwa tim teroganisir dengan rapi sekaligus menggambarkan keseriusan tim Sports, dengan pola managementnya masing-masing.

2. Target

Menyatu dalam satu tim, mengharuskan tim eSports untuk menentukan target yang harus di capai, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang sehingga tim tetap eksis hingga kapanpun.

3. Nama adalah segalanya

Nama atau brand adalah hal yang harus diperhatikan bagi para tim eSports, uniknya sebuah nama, tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon sponsor.

Pastikan tim eSports telah menentukan persona dari brand yang ingin dibentuk kemudian kelola dan jaga dengan baik.

Brand itu tidak hanya nama, banyak dari kesatuan faktor yang kemudian membentuk hal yang disebut brand.

Naming dan Branding dari tim eSports inilah yang juga menjadi salah satu aset dan faktor pendukung dari tim eSports untuk menjadi bargain yang dapat dipertimbangkan oleh calon Sponsor.

4. Achievement is GOAL

Ketika tim eSports gamers baru terbentuk, jangan terburu-buru untuk langsung mengajukan/menawarkan diri ke calon Sponsor.

Kumpulkan dulu penghargaan/prestasi yang telah diraih dan sebanyak mungkin.

Penghargaan/prestasi dari kemenangan tim eSports merupakan bukti dari hasil kerja keras tim yang tidak dapat terbantah dan faktor ini sangat penting untuk menjadi bargain power dari tim eSports.

Tidak ada batas minimal penghargaan/prestasi berapa baru kemudian mengajukan diri ke Sponsor, namun semakin banyak tentu akan semakin baik dan juga memperbesar chance untuk dapat diterima Sponsor.

5. Attitude is EVERYTHING

Let’s say tim eSports gamers sudah well-known di publik dan memiliki sejumlah penghargaan/prestasi yang ada dimana-mana.

Namun, attitude yang dimiliki satu atau dua dari lima anggota tim eSports sangatlah toxic sampai sudah menjadi rahasia umum serta memiliki beberapa kasus entah drama atau masalah lain.

Hal ini akan menjadi concern yang sangat serius bagi calon Sponsor untuk dapat menerima dan mendukung tim eSports gamers.

Tidak jarang kasus dari Sponsor yang telah memberikan sponsorship dari tim eSports sudah berlangsung kontrak satu sampai dua tahun kemudian mencabut di tengah jalan karena ada satu atau dua dari anggota tim eSports yang bermasalah.

Attitude yang negatif tentu sedikit banyak akan memberikan dampak tidak baik kepada satu dan dua pihak bahkan juga kepada fans dari tim eSports.

Pastikan Tim eSports memiliki disiplin dan sikap yang baik serta kelola dan jaga untuk dapat membangun integritas yang kuat.

6. Networking – Follow Up – Networking

Pastikan tim eSports memiliki satu atau dua orang yang in-charge di bagian businessuntuk dapat menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dengan tim.

Biarkan atlit fokus dengan game dan fokuskan orang bisnis ini untuk dapat mencari cara bagaimana mengoptimalkan dari profil, prestasi, dan aktifitas tim kepada calon client atau sponsor.

Kontak calon client/sponsor dengan media yang sesuai dan benar, jangan langsung nabrak main telepon bila kebetulan memiliki informasi nomor telepon dari calon client/sponsor.

Perkenalkan diri terlebih dahulu via sms/whatsapp chat atau email sebelum menghubungi langsung via telepon.

Jangan lupa untuk follow up setiap partnership dan jangan biarkan client / sponsormenunggu lama dalam proses interaksi.

Perhatikan juga jam dalam membalas email kepada client/sponsor, jangan membalas email di atas jam 6 malam untuk tetap menjaga privasi dan profesionalitas.

Ikuti setiap acara event yang memiliki potensial client/sponsor yang dapat dilakukan networking.

7. ATM ( Amati, Tiru, Modifikasi )

Lakukan proses pengamatan terhadap tim eSports yang gamers idolakan dan memiliki kemiripan dengan tim eSports yang ingin gamers buat.

Lihat hal apa saja yang baik untuk dapat kemudian dikembangkan dan singkirkan hal yang gamers rasa kurang baik.

Kompetisi game apa saja yang telah di ikuti, media sosial apa saja yang digunakan dalam berinteraksi dengan para fans-nya, tipe konten apa saja yang diterbitkan setiap harinya, dan banyak hal lain dapat di analisa.

Dengan mengetahui aktifitas yang dilakukan, tentu tidak akan membuat gamersterlalu clueless dalam membuat step by step awal dalam membangun tim eSports.

Sumber : inigame.id

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Beri Komentar