Ads Header (960x120)

Presiden Irak Kecam Serangan Terhadap Pengunjuk Rasa

Reporter : presisi1
Rabu, 09 Okt 2019 01:24 WITA
Presiden Irak Kecam Serangan Terhadap Pengunjuk Rasa

 

Presisi.co - Presiden Irak Barham Salih mengecam serangan terhadap para pengunjuk rasa anti pemerintah dan media setelah sepekan melakukan aksi demonstrasi.

Aksi yang berujung bentrok itu, menyebabkan tewasnya lebih dari  100 orang dan mencederai setidaknya 6.000 orang lainnya.

Dia menyebut, mereka yang melakukan kekerasan merupakan penjahat dan musuh yang memanfaatkan pidato di televisi pada hari Senin (7/10) untuk menyerukan dihentikannya eskalasi situasi.

Irak dikatakan Salih telah mengalami cukup banyak kehancuran, pertumpahan darah, perang dan terorisme. Aksi militer yang dinilai berlebihan, memaksa pemerintah untuk mengambil langkah untuk menyingkirkan pasukan keamanan dari kawasan Sadr City, Baghdad.

Para pejabat juga berjanji untuk menuntut pertanggungjawaban setiap anggota pasukan keamanan yang “bertindak salah.”

Mulanya,  aksi demonstrasi terjadi di Baghdad dan beberapa kota di Irak Selatan. Mereka menuntut agar pemerintah menyiapkan lapangan kerja serta perbaikan layanan kota seperti air dan listrik.

Tak hanya itu, aksi massa juga diketahui menuntut agar korupsi yang terjadi pada negara penghasil minyak tersebut segera diakhiri.

Menyikapi aksi yang mengejutkan pihak berwenang ditanggapi oleh Kabinet Irak untuk mengeluarkan rencana reformasi baru yang rencananya akan digelar Minggu pagi mendatang. (uh/lt/presisi1)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Beri Komentar